<p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><b><span lang="EN-US" style="font-family:"Times New Roman",serif">DALUNG (24/07/2026) – </span></b><span lang="EN-US" style="font-family:"Times New Roman",serif">Jelang Hari Raya Nyepi, Masyarakat Adat Desa Dalung memadati Jaba Pura Desa lan Puseh Desa dalam kegiatan Upacara Tawur Agung Kesanga (18/3). Prosesi sakral yang dilakukan bersama masyarakat Desa Adat Desa Dalung diamankan oleh Pecalang Sakral Desa Adat dan Satuan Pengaman lainnya demi menjaga konduktivitas di tengah membludaknya pemedek yang hadir. Masyarakat hadir dalam prosesi untuk ikut menjalankan yadnya dalam upaya menyelaraskan tiga elemen penting: manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, serta manusia dengan alam.</span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="FI" style="font-family:"Times New Roman",serif">Di samping tangkil ke Pura Desa lan Puseh, masyarakat desa adat turut melakukan pecaruan di rumah masing-masing sebagai bentuk bhuta yadnya dalam skala kecil. Meskipun dalam suasana yang padat, masyarakat dengan tertib mengikuti seluruh rangkaian prosesi upacara agama dalam upaya pembersihan bhuana agung dan bhuana alit. Kesakralan upacara terasa pada setiap rentetan upacara yang panjang dan runut. Jro Mangku Istri turut menghaturkan papendetan (Tari Pendet) sebagai bentuk pengayahan atau persembahan. </span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="FI" style="font-family:"Times New Roman",serif">Pradnya Kesawa sebagai masyarakat Desa Adat Dalung mengatakan bahwa pelaksanaan upacara tawur kesanga berlangsung dengan khidmat dengan diikuti banyak masyarakat Hindu Desa Adat Dalung. <b><i>“Pelaksanaan upacara Tawur Agung Kesanga tahun ini berlangsung dengan sangat khidmat dan penuh partisipasi dari masyarakat,” </i></b>ungkapnya. Ia mengungkapkan bahwa antusiasme warga terlihat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan upacara sebagai bentuk rasa bhakti dan kepedulian terhadap adat dan tradisi.</span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="FI" style="font-family:"Times New Roman",serif">Sementara itu, Gung Mas sebagai masyarakat Desa Adat Dalung mengatakan bahwa upacara ini turut menjadi tempat untuk mempererat kebersamaan masyarakat. <b><i>“Upacara ini tidak hanya menjadi kewajiban adat, tetapi juga sebagai momen untuk mempererat kebersamaan antarwarga,” </i></b>ujarnya. Ia juga merasa bangga dapat turut serta dalam rangkaian upacara yang memiliki makna penting dalam menjaga keseimbangan dan keharmonisan kehidupan.</span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"> </p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><b><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">(KIMDLG-005).  </span></span></b></span></span></span></p>
Sakral dan Khidmat, Masyarakat Padati Pura Desa lan Puseh
24 Jul 2026